Dikejar Anjing
Jadi, waktu itu saya dan sodara-sodara saya sedang bermain ke rumah nenek saya. Lalu, saya diberitahu bahwa nenek saya mempunyai anjing baru. Langsung saja saya dan sodara saya bersemangat sekali untuk melihat anjing baru itu. Pemikiran saya dan sodara saya adalah anjing yang sangat lucu dan imut dan juga jinak. Ternyata, begitu saya dan sodara saya melihat anjing itu, ternyata anjing itu jauh berbeda dari pemikiran saya dan sodara saya. Anjing itu dekil, kotor, putih tapi kotor, seperti anjing kampung gitu. Tapi, secara waktu itu kamu masih kecil, maka kami tidak terlalu mempedulikannya, yang penting kamu suka sekali ada mainan baru di rumah nenek kami. Lalu, dengan polosnya saya dan sodara saya memanggilnya untuk memberinya makanan yang ada di tangan saya. Nama anjing itu adalah “Pingky”. Aneh ya? Padahal di kulitnya sama sekali tidak ada warna “Pink” HAHAHAHA. Lalu, kami memanggil Pingky untuk diberi makanan yang berada di tangan saya. Saat kita panggil “Pingky, Pingky” eh anjing itu malah menggonggong keras sekali dan terus menggonggong dan tiba tiba dia berlari kearah aku dan sodaraku. Kami berdua sangat kaget dan langsung berlari masuk kerumah. Sodaraku berlari di depanku, sedangkan aku ada di belakang dan di belakangku si anjing itu. Aku sangat ketakutan, aku takut digigit. Lalu, saat aku berlari kearah kamar mandi, tiba-tiba sodaraku menutup pintu kamar mandinya. Aku pun takut karena aku masih dikejar Pinky. Ku gedor-gedorlah pintu kamar mandinya, tetapi sodaraku tidak juga membukanya. Saat aku lihat ke belakang, ternyata Pinky sudah tidak mengejar kami lagi. Tiba-tiba sodaraku membuka pintu kamar mandinya. Lalu aku marah-marah bilang begini “Mit, gmn sih? kok tadi aku gedor-gedor gak dibuka? gmn sih?” Lalu katanya “Maaf ra, tadi aku kira itu anjing bukan kamu hehe maaf ya” Lalu kami pun lega karena Pingky sudah dimasukkan ke kandangnya hahahaha. Itulah Pengalaman Mengesankanku. Sudah dulu yaaa, Dadaaaaaaaaaaaah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment