Monday, November 24, 2008

Pantun

PANTUN.

1. Anak ayam turun sepuluh
Mati seekor tinggal sembilan
Bangunlah kamu di saat subuh
Untuk beribadah kepada tuhan

2. Tidak ada air di dalam sumur
Karena sudah tibanya musim kemarau
Banyak orang kumur-kumur
Diakibatkan oleh suara yang parau

3. Ambil paku di Kota Raja Disana ku mendapat intan Wahai saudaraku kemana saja Pantun kukarang khusus untuk kalian

4. Jalan- jalan disekitar taman
Melihat bunga mawar dan melati
Alangkah terkejut diriku kawan
Melihat betapa cantik si sati

5. Duhai selasih janganlah tinggi
Kalaupun tinggi berdaun jangan
Duhai kekasih janganlah pergi
Kalaupun pergi bertahun jangan


Ciri-ciri pantun :
1. Dalam setiap bait terdiri atas empat baris.
2. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.
3. Baris keitiga dan keempat adalah isi.
4. Jumlah suku kata setiap baris antara 8 sampai dengan 12 suku kata.
5. Rima akhir setiap bait adalah a-b-a-b.

Info :
Pantun merupakan puisi asli Indonesia. Maka, Pantun harus dilestarikan. Caranya dengan, menulis pantun-pantun modern, dengan tetap berpedoman pada syarat pantun yang ada. Pantun dapat berisi nasihat, ajaran, kritikan, pujian, permintaan, dan lain-lain. Untuk menulis pantun, kamu harus menentukan isi pantun yang ada pada baris ketiga dan keempat terlrebih dahulu. Jangan lupa kamu tentukan pula rima akhirnya. Untuk baris pertama dan kedua, kamu dapat membuat sampiran dengan bebas, asal rimanya sama denga
n baris ketiga dan keempa

No comments: